Followers

Showing posts with label Cinta. Show all posts
Showing posts with label Cinta. Show all posts

Sunday, 23 February 2014

Monolog

Assalamualaikum wbt...

Ya Allah..
Andai suatu saat
Kau ambil pinjamanMu kembali
Yakinkanlah hati ini
Bahawa takdirMu melebihi segala
Kebaikan yang Kau aturkan tiada tara
Sembuhkan hati ini
Layarkanlah ia kembali di lautanMu
Namun
Jangan dibiarkan ia hanyut Ya Allah..

Ya Allah..
Berikan apa yang terbaik dari sisiMu
Meski ia pedih untukku terima
Damaikan hati ini
Teguhkan hati ini
Moga hari yang mendatang
Ku tempuhi tanpa gusar dan air mata.

Ya Rahman..
Berikan peluang padaku
Untukku hargai insan di sekelilingku
Berkongsi kasih dan cinta
Memberi dan terus memberi
Sebelum aku terlambat
Pabila segalanya sudah tiada makna..

Ya Allah..
Terus berdiri
Aku tak berdaya
Berlalu pergi
Pasti lebih terseksa
Berikanlah ketentuanMu
Permudahkanlah laluan ini
Agar tiada lagi hati yang terseksa
Mahupun terluka
Biarkan ia terus bahagia
Bahagia meski diuji
Bahagia meski punya halangan
Bahagia hingga ke syurga.

Ampunkan aku, Duhai Allah.. 


Friday, 8 November 2013

Sincerity

Assalamualaikum wbt...


Alhamdulillah.. Jumaah again ^^

When I was about to sleep last night, my mind, my heart was thinking about something. Erm.. Actually I couldn't sleep.. After 2 hours and something like that and it was almost 230 am I guessed, I fell into sleep.. Never mind.. I am not going to talk about 'insomnia' here~~~ 

But..

With big-hearted I proudly say, I would like to talk about SINCERITY. And, I think it's a major part when doing something where that 'sincerity' will determine everything. I come across something.. "If you are to call my mom, talk from your sincere heart.. As my mom is a sincere-hearted reader. *huh???really??? Hmm.. If 'you' are going to call my mom.. If and if.. *sigh.. I guess, every single of us can detect who has been sincere with us and who's not. Am I right? 



When we go deeper into a relationship matter, sincerity is the crucial element. If the one who claims that he/she loves you so muchee, he/she must show some effort. Not effortless action but meaningful ones. What I mean here is, if someone is seriously wants you in their life, the person will make an effort to be in. Get what I mean?? Maybe from the women's perspective, effort that they can show or hand in is by showing him how serious you want him to be in your life. But, serious here is not you have to give him 'everything'. Its alarming here!!! Noooo.. not everythinggg.. Maybe asking him about your marriage. But not to keep asking as men can't be pushed too much. Ask with kindness. Not to push. okay? Besides that, you also have to be firm in this matter. You ask him to call your mom or dad if he is really serious with this relationship. If he gives so many excuses, tut tut.. just give it a call lah. If you get what I mean.. Hmm.. If he started giving excuses here and there, I am suggesting you to not to put so much hope on him. I do not want to say that he is not serious with you, but.. I don't know.. You think yourself. 

If he still has no time and space to come and meet up with your parents at least for ta'aruf session, calling your parent is one of the alternatives until a day has been decided. Nevertheless, if he is really serious with this relation, no matter what, he will manage to find some times for this. Believe me. Everything that we do will show how sincere we are but not to deny only Allah knows best regarding this sincere matter..

Last but not least...

Keep praying sisters and brothers.. Marriage needs a patient couple to stay until you die. Until we have wrinkles on our face.. However, do not forget to ask for a spouse who is the best for you. Only God knows best pertaining this. He is the One who created us. Of course He knows the best. So, keep praying yeah. And, try to change the unwanted behaviour before your happy day comes. If you are a bad-tempered person, try to change it. That will harm your marriage soon. List out the undesired behavior and suggest a few ways to overcome those. But please remember this. If you are changing any of the unwanted behavior, do change because of Allah. Not your loved one. Because Allah is there forever, and our loved one is there for temporary, what happens if Allah takes her.him away from us? Do we collect those behaviours back? Think about this.

That's all from me! ^^ Wallahu'alam.





Tuesday, 5 November 2013

Sandarkan padaNya

Assalamualaikum wbt...

Hembusan syahdu ini
Melembutkan hati ku
Menyuburkan harapan ini
Menanam azam hanya pada Dia
Lalu air mataku jatuh.

Ya,
Tiada satu pun yang mustahil bagiNya
Mengapa takut untuk meminta?
Mengapa teragak-agak memohon?
Dia Maha Mendengar
Meski tidak terluah di bibir
Cukuplah sekadar hati yang mengukir.

Tidak,
Sesekali tidak,
Dia sentiasa di situ
Kitalah yang menjauhiNya
Dia sentiasa ada
dan Maha Mendengar
Pohonlah padaNya
Kerna janjiNya adalah pasti
"Mohon, akan Aku perkenankan."

Mengapa masih ragu?
Katakanlah pada Dia
Apa sahaja di hatimu
Hanya Dia yang memahamimu
Bukan aku, dia atau mereka.

Jangan pernah ragukan kudratNya
Sedangkan langit itu dirinya tanpa tiang
Sedangkan gunung-ganang tersergam indah
Dan engkau sendiri menjadi bukti kekuasaanNya.
Nikmat yang manakah masih engkau nafikan?

Aku sandarkan segala padaNya
Dialah yang Mengetahui apa yang terbaik
Andai dirimu yang tercatat milikku
Aku terima dengan lapang hati.
Andai dirimu bukanlah untukku
Moga Dia mendamaikan hati ini.




Sunday, 3 November 2013

Sandaran Cinta

Assalamualaikum wbt..

This song really motivates me.. Hopefully, it cheers you as well. =') Insha Allah..






Menelusuri denai kerinduan ini
Ku atur langkah mendaki cinta yang tertinggi
Perjalanannya tak seindah bicara
Penuh onak berduri harus ku tempuhi

Di tengah rimba kehidupan
Menjalar akar perasaan
Malar kecintaan atau kebencian

Segar cinta bertunjang keimanan
Layu cinta kerana tersungkur di perdu dosa

Bila cinta diracun alpa dan prasangka
Pasti ia takkan kekal lama
Kebencian pun mula melata di jiwa

Ku mengimpikan kuntum cinta
Harum mewangi penuh warna
Kembangnya dibaja taqwa kepadaNya

Kan ku sunting ia jadi hiasan
Serikan kesuraman taman hatiku selamanya...ooo...

Namun cinta sejati, suci dan abadi
Hanyalah cinta pada Ilahi
Raih cintaNya syarat menuju firdausi

Sandaran cinta pada Tuhan Yang Esa
Tenang dirimbun kasihnya mengubat lara
Tak ketemu kecewa hanyalah bahagia..

















Malam berganti siang..

Assalamualaikum wbt..

Langit di ufuk barat
Kian menyingkap tabir
Perlahan-lahan
Dan manusia hanya menuruti
Perintah alam.

Saat langit kemerahan
Aku seakan tenggelam
Mencari erti kasih
Hati berombak lembut
Libasan memori bertandang.

Entah berapa lama lagi
Harus ku begini
Memendam rasa sendiri
Hanya aku yang memahami
Meski aku tintakan kepadamu.

Indah langit malam
Tetap juga tidak bisa 
mendamaikan hati ini
Kepada siapa diletakkan kebahagiaan
Aku mula menyoal diri.

Detik dan waktu
Hanyalah perkiraan tempoh
Jangan ditunggu
Relakan sahaja ia mengalir menurutNya
Kelak kau seperti ditusuk sembilu.

Sandarkan segala hanya padaNya
Ini semua takdirNya
Tiada siapa bisa mengubahnya
Dan tiada suatu pun yang mustahil bagiNya
Yakinlah duhai hati..



Tuesday, 29 October 2013

Jika kau ingin nikahi aku..

Assalamualaikum wbt...

Jika kau ingin nikahi aku
Jangan kau nikahi kerana cinta
Cinta bisa pudar dan menghilang
Lalu bagaimana aku selepas itu?

Jika kau ingin nikahi aku
Jangan kau nikahi kerana peribadiku
Aku bisa berubah bila-bila masa
Dan mungkin aku akan kau tinggalkan.

Jika kau ingin nikahi aku
Jangan kau nikahi kerana rupaku
Kecantikan akan ditelan zaman
Seterusnya yang lain menjadi pilihan.

Jika kau ingin nikahi aku
Nikahilah kerana agama
Agama yang menjamin segalanya
Kerna kita bersama menuju cintaNya.

Jika kau ingin nikahi aku
Nikahilah kerana tanggungjawabmu
Dek amanah untuk mendidik isteri
Dan membina mahligai yang diberkati.

Jika kau ingin nikahi aku
Bersabarlah dengan kelemahanku
Semakin lama kita bersama
Semakin banyak cacatku yang kau temui.

Jika kau ingin nikahi aku
Berjanjilah denganku
Kau akan membawaku kepadaNya
Hingga aku berjaya mendapat tempat di syurga.









Nikah kerana cinta??

Assalamualaikum wbt..

Aku tidak yakin dan percaya pada bahtera perkahwinan yang didirikan atas dasar kecintaan semata. Sesekali aku tidak percaya. Andai aku berada di situasi itu, pastinya aku berfikir 1000 kali samada untuk menaiki bahtera tersebut atau pun tidak.. 


Apa yang salah dengan bahtera yang didirikan atas dasar cinta? *Mesti tertanya-tanyakan?

Memang tiada apa yang salah.. Go ahead siapa yang percaya bahawa sebuah perkahwinan mampu 'survive' dengan cinta. Silakan.. Tapi tidak bagiku.. Kerna cinta bisa luntur.. Hati manusia bisa berubah.. Bila cinta sudah 'kering' apa lagi yang tinggal dan tersisa? Benci? Sewaktu sudah tiada kasih di hati, segalanya jadi hambar dan rinci. Kesilapan sebesar semut kelihatan seperti 'dinasour'.. Apabila tragedi sebegini terjadi, siapa yang salah? Aku katakan 'cintaitu yang salah. Haha. Geram

Let us think together..

Maybe there is someone out there who believes in love.. Getting a marriage because of love is so blissful and the person might think that a marriage can only survive with love within it. Kalau aku, aku tak berani nak mempertaruhkan perkahwinan aku hanya kerana seseorang itu menawarkan cinta pada aku tapi tidak menawarkan aku dengan sesuatu yang lebih baik dari itu iaitu membawa aku hampir kepadaNya.. Sang Pencipta.. Ya.. Pencipta cinta ini, pencipta engkau, aku dan kita semua. 

This is because...

Cinta tanpa keimanan akan membuatkan sesebuah perkahwinan itu tawar dan kosong.. Mungkin pada mulanya sahaja dunia ini kelihatan seperti SORGA.. Tapi diakhirnya barangkali ada yang mengatakan LEBIH DAHSYAT DARI NERAKA.. Na'uzubillah min dzalik!

Lantaran itu...

Aku memilih cinta + iman.. Cinta yang akarnya iman dan disandarkan pula segala harapan kepadaNya, insha Allah, perkahwinan itu mempunyai matlamat atau hala tuju yang jelas. Matlamat yang tidak lain dan tidak bukan untuk menuju Dia.. Bukan makhluk menjadi cita.. Tetapi untuk mengejar redha Allah SWT.. Dan, aku yakin.. apabila memilih cinta yang asasnya iman, aku akan dimuliakan dengan cinta.. Kerana pasangan itu akan berusaha melakukan segalanya menurut apa yang diperintahNya.. Allah menyuruh kita mencintai dan berakhlak mulia pada pasangan.. Maka diakhirnya aku dimuliakan dengan cinta yang berasaskan keimanan yang mantap kepadaNya.. Saat badai datang melanda sekalipun, bagi cinta yang didasari keimanan, segalanya kelihatan positif baginya. Mereka yang beriman pastinya akan melihat badai tersebut sebagai ujian untuk meningkatkan keimanan kepadaNya.. Maka semakin bertambahlah rasa iman dan harap yang tidak lain dan tidak bukan hanya kepada AllahuRobbi.. :') AllahuAkbar.. Indahnya.. 



Oleh itu..

Jangan mudah menyerahkan hati pada insan yang tidak beriman.. Fikir dalam-dalam, masak-masak sebelum membuat keputusan.. Jika anda bernikah kerana cinta, percayalah.. Takkan kekal lama.. Tapi, andai nawaitu anda bernikah keranaNya, Insha Allah segala yang ada dalam pernikahan anda akan sentiasa dipanduNya.. Andai anda punya zuriat kelak, anda akan berusaha mendidik zuriat anda menjadi anak yang soleh dan solehah.. Anda akan cuba membentuk akhlaknya dengan akhlak yang terpuji dan akan sentiasa mengisi masa lapangnya dengan sesuatu yang bermanfaat. Maka diakhirnya jadilah dia seorang fatah (pemuda) yang menjadi aset kepada agama.. 

Perbetulkan niat anda mulai sekarang.. Andai sudah tiba/Telah tiba masa untuk anda bernikah dan mendirikan masjid, kerana apa anda bernikah? Kerana apa yang diniatkan itulah yang akan anda dapat. Jika anda niat untuk sekadar mendapat seorang suami, nah, anda telahpun mendapatkan seorang suami. Jadi, definisi pernikahan anda hanya terhenti disitu. Apa akan jadi pada masa depan pernikahan anda?? Fikirlah.. renunglah dalam-dalam.. Perkara ni sangatlah penting.. 

Kepada Allah jua tempat aku kembali.. Wallahu'alam..







Sunday, 27 October 2013

Seperti apakah perkahwinan itu?

Assalamualaikum wbt..

Hati ini terdetik untuk berbicara mengenai sebuah perkahwinan, satu 'alam baru' yang amat dinanti-nantikan oleh para wanita. Termasuklah aku.. Walaupun aku masih muda dan mentah, tapi aku tetap punya 'stand' dalam hal ini. 

Terkadang ada yang menyangka bahawa perkahwinan ini adalah fasa yang amat membahagiakan.. Ya, aku tidak menafikannya, namun adakah kita terlupa tujuan kita hidup di dunia adalah untuk di uji? Tidakkah pernah terlintas di hati bahawa perkahwinan itu juga didatangkanNya dengan ujian dan mehnah untuk menguji iman dan taqwa mereka yang mengatakan mereka itu Muslim? 

Jangan... jangan hanya bersedia untuk menghadapi detik manis, bahagia.. dan menghiraukan persediaan bagi menghadapi saat-saat diuji.. Bukan bermaksud untuk menakut-nakutkan ataupun membuatkan fikiran kita lebih terarah ke arah negatif.. Namun, perkahwinan mana yang tiada ombak dan badai? Perkahwinan mana yang tidak diuji dengan kesabaran, kasih sayang dan juga kesetiaan? Meski perkahwinan Rasulullah saw juga diuji. Apatah lagi kita yang masih merangkak menanam benih keimanan. Andai pasangan kita seperti Rasulullah saw, bahagia tak terkatalah.. Mana mungkin kita mendapatkan pasangan seperti baginda SAW.. Namun, masih ada pasangan diluar sana berusaha untuk menjadikan Rasulullah sebagai suami teladan. Mudah-mudahan begitu juga dengan bakal pasanganku.. Ameen.

Oleh itu, apakah persediaan untuk menempuh saat-saat diduga? Aku sedar.. Aku masih belum layak nak memberikan tips berhubung perkara begini.. Kahwin pun belum.. huhu -.-'
Tetapi, apa yang boleh aku kongsikan ialah.. ujian dalam perkahwinan tidak akan sama dengan ujian yang orang bujang lalui.. Mestilah berbezakan.. Tetapi, asas untuk menghadapi sebuah ujian itu aku kira sama seperti saat kita tidak berkahwin lagi. Kesabaran yang tinggi, kejernihan akal untuk menilai sesebuah ujian yang Allah berikan, dan juga hati yang bersih untuk tetap terus bersangka baik denganNya adalah tips untuk menghadapi sebarang ujian.. 

Sudah tentu ada tips tambahan untuk mereka yang sudah berkahwin.. Sentiasa memahami pasangan walau seberat mana sekalipun situasi tersebut.. Hmm.. memang mudah mulut berkata-kata.. Bukan mudah nak melaksanakannya.. Kadang-kadang, salah seorang perlu mengalah dan terus mengalah demi menjaga kerukunan rumahtangga.. Jangan pernah berkata "asyik aku ja mengalah.." No.. Do not say that.. Allah sedang menguji keikhlasan hati kita.. Orang yang mencintai dengan setulus hati akan memberi sebanyak-banyaknya.. Jadi, tanya semula hati kita, adakah aku mencintai dengan tulus dan ikhlas? Apakah aku mengharapkan imbalan bagi rasa cinta ini? Cukuplah Allah sebagai sebab musabab kita mencintai. Dan cukuplah syurga Allah sebagai imbalan bagi rasa itu. 'Cukuplah'? More than enough kot.. Siapa yang tidak mahu masuk syurga?? *berani angkat tangan

Selain itu, sabar dan terus berdoa pada Allah.. Sabar itu semestinya sabar yang luar biasa. Doa itu pula semestinya doa yang luar biasa. Bagaimana definisi luar biasa tersebut? Andai sebelum ini kita hanya mampu bersabar 60%, pada situasi sebegini, tingkatkan kesabaran anda 2x kali ganda, 120%.. Jika sebelum ini kita hanya berdoa usai solat fardhu lima waktu, tingkatkan doa kita pada setiap waktu dan bangunlah pada waktu malam. Sujud dan luahkan segala yang terbuku di hati.. Allah Maha Mendengar. Dan di kala itu lah sebenarnya rahsia bagi mendapatkan sebuah kekuatan.. Tak percaya? Cuba try test :p 

Macam tak percaya pulak aku bagi tips untuk orang yang dah berkahwin. huhu.. Never mind. I just share whatever I think it's necessary to be dealt in a marriage. Next tips ialah jangan pernah berhenti mengatakan rasa sayang pada pasangan.. Say it out from your heart not your lips.. If you get what I mean.. Kata-kata yang datang dari hati Insha Allah tidak akan jatuh melainkan pada hati juga. Jadi, ucapkan rasa cinta dan sayang pada pasangan kita setiap hari.. Setiap saat pun boleh.. Terpulanglah.. Bukan ucapan sayang ataupun cinta itu yang penting, tapi sebenarnya ia bertujuan untuk menghargai pasangan kita. Dan sebagai bukti ataupun keyakinan pada pasangan bahawa kasih sayang kita tiada tarikh luput.. akan terus mengalir hinggalah ke akhir hayat kita. This is really a big deal you know. Cuba kita lihat pasangan yang sudah berkahwin, sebelum kahwin bukan main kan 'I love you' 'you love me'.. Bila dah halal, tak mau cakap pulak.. Kadang-kadang disebabkan inilah hubungan suami isteri retak.. Sebab? Mungkin si isteri merasakan bahawa suaminya dah tak sayang pada dia.. Ya lah.. sebelum ni 10 x kali sehari cakap 'i love you'.. baru kahwin sebulan before tidur ja cakap 'i love you'.. dah kahwin setahun suami tidur awal.. langsung tiada ucapan 'i love you..' Isteri mana tak rasa sedih and ragu-ragu.. Hmm.. Kecil and simple sahaja.. Please lah.. Do not hesitate to say 'I Love You' to your soulmate.. Nanti bila dia dah takda baru nak menyesal.. Time tu dah terlambat nak cakap.. Dia takkan dengar dah ucapan semua tu.. Please.. do not take this for granted! 

Fuhh.. I think its enough for today.. Banyak dah tu tips.. Tak terbuat karang.. =) Sekali lagi aku nak remind myself and you guys..

Memanglah happy nak kahwin.. Ada life partner and so on.. Kan?
Tapi, jangan lupa perkahwinan TIDAK hanya datang dalam pakej BAHAGIA + SENYUM SEPANJANG MASA tetapi perkahwinan tu datang dalam pakej BAHAGIA + SEDIH + SENYUMAN + AIR MATA + SABAR + TAWAKAL + DOA.. Mungkin bagi sesetengah orang definisinya lebih pendek atau mungkin lebih panjang.. Whatever it is, do not just prepare for happiness but prepare yourself for the tests as well. Insha Allah.. Sebelum nak kahwin, banyakkan berdoa supaya Allah berikan pasangan yang soleh.. yang boleh mendekatkan diri kita denganNya.. Apalah erti sebuah perkahwinan atau kehidupan jika hanya menjauhkan kita dariNya? Sedangkan matlamat dan perjalanan hidup ini adalah menuju DIa Yang Esa? Think about this yeah. 

I think that's it..

Let us pray together.. You and me.. All of us.. Doa kita untuk saudara yang lain tanpa diketahuinya akan diaminkan oleh para malaikat dan akan dimakbulkan.. Insha Allah.. Dan, orang yang tolong doa pun akan mendapatkan yang sama. So, what are we waiting for? Doa laju-laju. =)

Wallahu'alam..